Tampilkan postingan dengan label Diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diary. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 April 2016

ADHYAXA (Personal Brand)




Halo, kali ini gue akan membahas mengenai Personal Brand. Personal brand terdiri dari kata personal yaitu pribadi atau perseorangan, dan brand yaitu merek, simbol atau desain. Jadi personal brand adalah sebuah gambaran mengenai apa yang masyarakat pikirkan tentang pribadi seseorang. Hal tersebut dapat dicerminkan melalui nilai-nilai, kepribadian, keahlian dan kualitas yang membuat seseorang berbeda dengan yang lainnya. Dengan kata lain, personal brand merupakan sebuah identitas untuk mewakili seseorang. Personal brand bisa berupa nama panggung atau nama buatan, cara berpenampilan, sikap/perilaku dan skill/keahlian. Beberapa contoh personal brand yaitu, Pewdiepie, Bruno Mars, Lady Gaga dsb.

Sebelumnya kalau anda bertanya, kenapa gue tiba-tiba ingin menjelaskan tentang personal brand? Yang pertama karena personal brand harus dimiliki seseorang, khususnya bagi seorang seniman/desainer. Kedua, personal brand merupakan unsur yang penting untuk bisa bertahan di persaingan dunia pekerjaan. Ketiga, gue ingin berbagi ilmu mengenai personal brand yang sudah gue pelajarin buat teman-teman. Dan yang terakhir, gue ingin memperkenalkan personal brand gue yang sudah gue ciptakan ke teman-teman semua. (Tambahan: Gue nulis posting ini karena termasuk salah satu tugas kuliah juga)

Oke, gue mulai dengan memperkenalkan personal brand yang sudah gue ciptakan dan semoga saja personal brand gue kali ini akan bertahan seterusnya. Mungkin teman-teman semua belum pada tau kalau sebelumnya gue udah membuat personal brand, cuman sayangnya gak bertahan lama. Maklum karena waktu itu gue buatnya pas zaman ababil, jadinya personal brandnya gak bisa tetap pendirian. Jadi dulu gue punya beberapa personal brand, yaitu Batd Punk, AAP1295, Double A dan akhirnya karena gak ada ide lagi, gue pakai nama gue sendiri aja, Agung Adhyaksa.

Hingga akhirnya gue menginjak dunia perkuliahan, dimana gue memilih jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV). Disini gue belajar banyak hal, bukan cuman menggambar dan mendesain saja, tapi gue juga belajar teori tentang periklanan/advertising. Hal tersebut membuat wawasan gue lebih terbuka, dimana sebuah desain dibuat hanya sekedar desain, melainkan desain tersebut harus bisa mewakili dari apa yang dibuat oleh desainer. Selain itu, desain juga harus bisa berfungsi sebagai advertise yang baik bagi sebuah produk atau jasa. Dari situlah gue baru menyadari bahwa personal brand bukan hanya sekedar nama, simbol atau desain yang dibuat sekedar aja, tapi personal brand harus bisa mewakili semua hal-hal yang ada pada pribadi orang tersebut. Maka dari itu, gue menggunakan nama gue sendiri yaitu “Agung Adhyaksa” sebagai personal brand gue, karena dua alasan yaitu, pertama kemungkinan nama gue memiliki kesamaan dengan orang lain sangat sedikit dan kedua waktu itu gue belum ada ide untuk membuat nama baru.

Personal brand tersebut sempat bertahan selama hampir 2 tahunan, hingga akhirnya gue memutuskan untuk membuat personal brand gue yaitu “Agung Adhyaksa” untuk menjadi lebih internasional dan mudah diingat, karena seperti yang anda tahu nama Agung Adhyaksa sendiri bagi beberapa orang, terutama yang bukan orang Indonesia akan sangat susah untuk mengeja dan mengingat nama tersebut. Jadinya gue memutuskan untuk menggunakan kata Adhyaksa saja sebagai personal brand gue. Gue memilih kata “Adhyaksa” karena nama tersebut presentase keberadaannya lebih jarang digunakan dibandingkan “Agung”, selain itu juga masih ada unsur Balinya yang dapat memberikan ciri khas dan kesan tradisionalnya.

Selanjutnya dibutuhkan sebuah simbol untuk melengkapi personal brand gue. Untuk simbol, gue menginginkan sebuah simbol yang sederhana tapi mudah diingat oleh orang-orang, maka dari itu gue menggunakan nama gue sendiri “Agung Adhyaksa” sebagai kerangka utama dalam pembuatan simbol personal brand gue. Tapi sebelum gue lanjut lagi, teman-teman sudah tau kan nama personal brand gue saat ini? Ya benar sekali, Adhyaxa namanya, dengan logo yang terbentuk dari dua buah segitiga yang ujungnya saling bertolak belakang.


Simbol Adhyaxa itu sendiri sebenarnya terbentuk dari dua huruf “A” yang digabungkan menjadi satu bentuk yang sederhana, tapi tetap mewakili nama gue yaitu “Agung Adhyaksa”. Simbol tersebut juga bentuknya hampir menyerupai huruf X, dimana huruf X bisa digunakan untuk menggantikan pembacaan dari huruf KS di kata Adhyaksa. Jadinya gue memutuskan untuk menyelipkan simbol tersebut kedalam nama personal brand gue. Itulah bagaimana lahirnya personal brand gue, Adhyaxa.

Fun fact! 
1. Sebenarnya simbol Adhyaxa yang berbentuk X itu lebih duluan gue buat sebelum gue memutuskan untuk menggunakan nama Adhyaksa sebagai personal brand. 
2. Sebelum Adhyaxa, nama personal brand gue adalah Dua Segitiga yang dimana namanya diambil dari bentuk simbol yang gue buat, dan itu bertahan hanya beberapa bulan saja. 
3. Sekilas simbol Adhyaxa ini mirip dengan bagian dari simbol Heartagram.

Selasa, 26 Januari 2016

"Single" di Akhir Tahun 2015


Halo guys, maaf baru bisa ngupdate nih, soalnya baru bisa online (baca: keasyikan online sampai lupa ngupdate blog). Sebelumnya Happy New Year 2016 ya, gak kerasa ya satu tahun sudah berlalu, dan gue masih setia bertahan dengan status jomblo gue eh single maksudnya hehe. Mungkin dari teman-teman pembaca ada yang masih single juga di tahun 2016 ini? Gue yakin ada, walaupun gue gak tahu jumlahnya banyak atau sedikit.

Anyway, pada akhir tahun baru lalu pasti teman-teman semua punya rencana untuk merayakannya, termasuk juga gue. Jadi rencana gue buat mengakhiri hari-hari terakhir di tahun 2015 waktu itu adalah pertama menyelesaikan tugas-tugas kuliah gue yang belum selesai, soalnya deadline ujian akhir semester (UAS) itu di awal 2016. Terus yang kedua, pada tanggal 30 Desember 2015 kemarin, gue yang pada waktu habis datang bulan dari undangan potong gigi (acara tradisi Hindu) lagi gak ada kerjaan alias gabut, jadinya gue sama teman-teman gue nonton film Single. Ya film yang disutradarai dan diperani oleh Raditya Dika yang dikhususkan buat para jomblo-jomblo akut hahaha. Dan yang terakhir, mungkin sama seperti orang-orang pada umumnya, dimana gue cuman menikmati kembang api aja dari atas atap rumah saat malam tahun baru.

Tapi yang ingin gue bahas di posting ini bukan mengenai tahun barunya, tapi mengenai Single. Gara-gara nonton film itu, gue jadi bisa introspeksi diri dan melihat dari sisi lain mengenai status single dan pacaran itu bagaimana. Jadi, berikut ini adalah hal-hal yang bisa gue petik dari nonton film Single itu, :


1. Single bukan alasan untuk tidak bahagia



Siapa bilang single gak bisa bahagia? Justru jadi single itu bisa bahagia dengan berbagai macam cara.  Kebahagiaan gak hanya berkutat pada pacaran atau cinta-cintaan saja. Masih banyak  hal di luar sana selain pacar yang bisa bikin kita para single bahagia, seperti bersama keluarga dan teman-teman. Jadi gara-gara gak punya pacar, bukan berarti kita gak bisa bahagia.
(Baca juga: Hal yang Membuat Kita Bahagia & Tips Menikmati Masa Jomblo)



2. Cinta itu tidak memandang fisik



Kalau anda udah nonton filmnya, pasti tahu dong dengan tokoh Alva. Alva merupakan adik dari Ebi (peran Raditya Dika) yang lebih ganteng dan lebih sukses daripada kakaknya. Pada film itu, diceritakan bahwa si Alva akan menikah dengan Jasmine. Hanya saja, hal yang mengejutkan yaitu, wanita yang ingin dinikahi si Alva itu, mungkin kurang sesuai ekspektasi yang kita bayangkan. Tapi itulah yang namanya cinta, cinta tidak memandang fisik. Memang sih, cinta itu berawal dari mata lalu turun ke hati, tetapi ketika cinta sudah sampai di hati, kekurangan dari pasangan kitapun pasti akan kita terima.



3. Mending single tapi bahagia, daripada pacaran tapi dipaksakan



Ini merupakan pesan moral yang paling ngena dalam film tersebut. Single bisa menjadi pilihan yang terbaik untuk sementara, daripada pacaran yang dipaksakan. Karena terkadang pacaran membuat kita gak bisa menjadi diri sendiri. Hal itu bisa disebabkan dengan adanya tuntutan-tuntutan yang berlebihan atau ketidakcocokan. Hal tersebut bisa membuat kita menjadi tidak nyaman dan menjadi terpaksa dalam menjalani hubungan. Jadi, lebih baik single sambil menunggu yang tepat, daripada pacaran tapi terpaksa.  



4. Pastikan dulu, apakah perasaan itu cuman penasaran atau benar-benar cinta?




Pada akhir film Single, terdapat pesan yang disampaikan oleh si Ebi, yaitu, "Kalau kamu lagi jatuh cinta sama orang, pastikan dulu, apakah itu cuman penasaran atau benar-benar cinta?". Terkadang kita bisa terjebak dalam kebingungan saat akan memastikan kedua hal tersebut saat jatuh cinta, dan hal ini inilah yang biasanya membuat sebuah hubungan pupus di tengah jalan. Maka dari itu, sebelum memulai sebuah hubungan, pastikanlah perasaan anda, apakah anda benar-benar cinta dengan dia atau cuman penasaran bagaimana rasanya pacaran sama dia?



5. Cinta pasti berlabu pada waktu dan tempat yang tepat



Seperti yang dibahas sebelumnya, cinta itu jangan dipaksakan. Jadi nikmati aja masa-masa single anda, dan biarkan cinta itu datang dan berlabu sendiri  pada waktu dan tempat yang tepat. Karena yakinlah, Tuhan menciptakan mahluk hidupnya tidak sendirian, melainkan berpasang-pasangan


Nah itu tadi beberapa pesan moral yang gue petik setelah menonton film Single. Jadi, bagi yang belum nonton khususnya yang masih single, gue saranin untuk nonton, supaya bisa menambah pandangan mengenai kehidupan percintaan. Siapa tau ada pesan moral lain yang anda dapat, terus bisa dishare disini. Bagi yang udah nonton, semoga filmnya bisa membawa manfaat, dan bagi yang belum selamat menonton. Akhir kata saya ucapkan terima kasih kepada Raditya Dika karena sudah membuat film Single ini untuk kami para pejuang cinta hahaha.


Kamis, 20 Agustus 2015

Liburan - Saatnya untuk Explore (Avicii - The Nights)


Gue minta maaf sebelumnya karena beberapa bulan ini gak bisa update blog secara rutin. Itu disebabkan karena ada kesibukan di organisasi kuliah dan saat liburan gue juga jarang ada di rumah. Memang seharusnya waktu liburan gue punya banyak waktu luang buat ngeblog, cuman karena ada suatu faktor hal tersebut jadi tertunda.

Faktor apa emangnya? Mungkin bagi anda yang suka atau pecinta musik EDM pasti tau dengan video ini:


Ya itu adalah musik video dari DJ Avicii dengan judul lagunya The Nights. Di video itu menceritakan tentang seseorang yang ingin punya kehidupan yang bisa dikenang, dengan cara berpetualang, bersenang-senang dan hidup semaksimal mungkin. Namun, pesan inti yang ingin disampaikan dari video itu adalah kalau anda menginginkan sesuatu, anda harus bekerja keras untuk menggapainya.

Dari video inilah yang merubah gue yang dulunya anak rumahan, jadi suka pergi kesana kesini sampai lupa ngupdate blog. Gue terinspirasi bukan hanya dari videonya aja, tapi juga dari lirik yang disampaikan di lagu tersebut yaitu, "He said one day you'll leave this world behind, so live a life you will remember", yang memiliki arti "Dia bilang suatu hari kau akan meninggalkan dunia ini, jadi hiduplah hidup yang ingin kau kenang".

Mendengar lirik itulah yang buat gue sadar, kalau kita ini hidup dengan waktu yang terbatas, karena itu hidup jangan hanya berada di tempat itu-itu saja. Kita ini hidup di bumi yang memiliki ribuan pulau, jadi selama umur masih muda, kunjungilah tempat-tempat tersebut. Selain itu carilah pengalaman sebanyak mungkin, karena dari pengalamanlah kita jadi punya banyak cerita saat tua nanti kelak.

Apalagi sekarang gue udah 20 tahun, dimana lagi baru-barunya menginjak dewasa dan masih punya banyak waktu dan tenaga. Ya walaupun duit masih pas-pasan, tapi untuk berpetualang gak memerlukan banyak biaya, masih banyak cara murah meriah buat jalan-jalan. Yang penting niat dan keberanian aja, dan ini hanya permulaan dari petualangan gue.

Source: https://instagram.com/agungadhyaksa

Sampai jumpa liburan, sampai ketemu lagi! Gue mau explore Indonesia!

Selasa, 28 April 2015

6 Hal yang Membuat Kita Bahagia


Apa hal yang membuat kita bahagia?

Sebuah pertanyaan yang mungkin susah-susah gampang untuk dijawab, karena itu semua bergantung dari masing-masing pribadi seseorang. Kalau dilihat secara gamblang dan umum, kebahagiaan di dunia ini adalah ketenaran, kekayaan dan cinta. Ya, ketiga hal tersebut adalah hal yang selalu dimpikan setiap orang dan kejar-kejar setengah mati dalam hidupnya, dengan berharap bahwa hidupnya akan bahagia nanti kelak jika sudah mendapatkannya. Tapi apakah benar begitu? Jika kita perhatikan secara baik-baik, memang benar kalau ketiga hal tersebut bisa membuat kita bahagia, hanya saja tidak selamanya. Perlu anda ketahui, ketiga hal tersebut juga bisa membuat kita menderita. Gak percaya?

Pernahkah anda menemui orang yang menderita karena cinta? Pasti pernah. Pernahkah anda mengenal orang yang hidupnya gak tenang walaupun kaya? Pasti pernah. Pernahkah anda melihat orang yang terkenal tapi tidak disenangi oleh banyak orang? Pasti pernah. Itu adalah bukti bahwa ketiga hal tersebut gak menjamin seseorang bahagia dalam hidupnya. Terus, apa hal yang sebenarnya bisa membuat seseorang bahagia? Kalau menurut gue, inilah hal yang bisa membuat orang bahagia:


1. Bersyukur
Hal yang paling manjur untuk bisa membuat orang bahagia adalah bersyukur. Dengan bersyukur dan merasa puas dengan apa yang kita dimiliki sekarang, perasaan bahagia bisa dimiliki saat itu juga tanpa harus mencari kebahagiaan dengan susah payah. Ya, bersyukur adalah cara paling sederhana untuk hidup bahagia.

2. Senyum
Menurut para ahli, senyum dapat membuat mood kita menjadi lebih baik dan membantu kita untuk berpikir lebih positif. Jadi tersenyumlah! (Baca juga: 10 Manfaat Senyum)

3. Bersama Orang-orang Terdekat
Kenapa masa SMA adalah masa terindah? Jawabannya tentu saja karena di masa itu kita belajar tentang persahabatan. Disana kita akan menemukan sahabat-sahabat untuk melakukan sesuatu bersama-sama. Hal tersebutlah yang membuat masa SMA itu gak pernah terlupakan, karena masa SMA telah memberikan sebuah kebahagiaan yang diperoleh dari persahabatan.

4. Do What You Love
Untuk bahagia gak perlu susah-susah amat, cukup lakukan hal-hal yang anda sukai, benar kan?

5. Kegiatan Outdoor
Menurut gue, kebahagiaan itu akan susah didapat kalau kita hanya berdiam di satu tempat. Maka dari itu, kegiatan outdoor adalah salah satu cara untuk hidup bahagia. Contoh kegiatan outdoor itu seperti olah raga, traveling, berpetualang, berjelajah, kemah/piknik dsb. Selain itu menurut para ahli, ternyata kegiatan outdoor itu sangat efektif untuk mengurangi depresi.

6. Cinta Sejati
Bukannya gue sebelumnya bilang kalau cinta itu juga bisa membuat orang menderita? Ya cinta itu bisa seperti pedang bermata dua kalau cuman sekedar cinta saja. Namun kalau anda sudah menemukan cinta sejati, konon kita akan hidup bahagia selamanya. The End.

Rabu, 10 Desember 2014

Kehidupan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV)


Apa sih itu Desain Komunikasi Visual atau DKV? Kebanyakan orang belum mengenali nama tersebut, melainkan DKV lebih dikenal dengan nama Desain Grafis. Hal itu sudah terbukti dari fenomena berikut yang udah gue alami:

Percakapan 1
- Orang: Udah kuliah belum?
- Gue: Udaah
- Orang: Ngambil jurusan apa?
- Gue: DKV!
- Orang: Hah?! DKP? Yang jadi tukang bersih-bersih itu ya?
- Gue: Bukaan! DKV = Desain Komunikasi Visual
- Orang: Apa itu Desain Komunikasi Visual?
- Gue: *nyari jawaban yang singkat buat ngejelasin DKV...
Desain Grafis!
- Orang: Oh desain grafis
- Gue: Iyaaa *nangis dalam hati

Percakapan 2
- Orang: Kuliah apa?
- Gue: DKV!
- Orang: Oh kuliah Di Kafe ya? Baru tau ada kuliah kayak gituan
- Gue: Bukaan! DKV = Desain Komunikasi Visual
selanjutnya sama persis seperti percakapan 1

Percaya gak percaya, percakapan di atas 100% nyata! Haha gue juga heran, di zaman yang udah maju gini nama jurusan DKV belum begitu terbiasa terdengar oleh masyarakat, padahal udah banyak sekali hasil karya dari anak DKV yang ada di sekitar kita, seperi contoh: poster; baliho; brosur; desain baju, logo dan produk; komik; animasi; iklan dan masih banyak lagi. Ya, hal-hal tersebut adalah hasil ciptaan anak DKV. Mungkin karena lebih cenderung bekerja di balik layar, makanya anak DKV jadi kurang diketahui.

Anyway, topik kali ini bukan cuman ngebahas tentang jurusan DKV aja, tapi gue yang sekarang sebagai mahasiswa DKV juga akan berbagi cerita tentang seluk beluk kehidupan mahasiswa DKV. Jadi seperti bagaimana kah kehidupan mahasiswa DKV? Let's check itu out!


Ekspektasi tentang DKV
Kalau mendengar kata DKV atau Desain Grafis, yang terbayang sudah pasti ialah menggambar dan mendesain. Nah kalau dibayangin, enak juga ya kuliah cuman ngegambar aja. Apalagi zaman sekarang udah modern, ngegambar desain cuman modal laptop aja udah bisa. Selain itu, gak ada yang namanya matematika!

Ilustrasi dari komik DKV4 by Faza Meonk

Kerjanya DKV juga keren-keren! Bisa jadi ilustrator; kerja di studio film atau game; buat film animasi; bikin komik; ngedesain logo dan produk perusahaan; buat usaha distro; buat usaha percetakan dsb. Hal tersebut adalah hal-hal umum yang dibayangkan oleh anak SMA yang baru lulus dan sedang mencari kuliah di jurusan DKV (khususnya gue). Namun sayangnya bayangan indah tersebut harus ditempuh melalui jalan yang 180 derajat berbeda dari yang dibayangkan. Expectation and reality are 99% different! 


Ketemu Orang-Orang yang Jago Gambar
Mungkin dulu pas SMA bisa dibilang paling jago ngegambar. Tapi kalau udah masuk DKV, hal tersebut bakal berubah. Di DKV, anda akan bertemu orang yang jago-jago ngegambar. Ada yang jago ngegambar 2D kayak realis, anime atau bahkan hentai hahaha. Ada juga yang jago digital painting dan jago main software animasi 3D. Keberadaan teman-teman seperti itu bisa membuat anda minder. Tapi kalau dilihat dari sisi positifnya, dikelilingi teman-teman seperti itu merpakan kesempatan besar untuk mencari ilmu sekaligus mencari teman.


Tugas Bagaikan Air Mengalir yang Tiada Henti
Kuliah DKV itu cuman ngegambar dan ngedesain aja? Ya, gue bisa bilang kalau itu 90% benar. Hanya saja, gak disangka kalau tugasnya banyak dan harus belajar manual dulu! Jadi gak langsung belajar desain pakai Photoshop, Corel Draw dsb. Mata kuliah menggambar manualnya juga lumayan banyak seperti menggambar nirmana, proyeksi, perspektif, ornamen, tipografi dan ilustrasi. Wait! gak berhenti disitu aja, dari setiap mata kuliah menggambar manual tadi selalu ada tugas setiap minggunya.

Ilustrasi dari komik DKV4 by Faza Meonk

Kalau dikira-kira, seminggu MINIMAL ada 5 tugas yang harus diselesaikan. Pembuatan tugasnya juga gak bisa sembarangan, karena ada syarat-syarat yang udah ditentukan oleh dosennya. Jadi setelah masuk kuliah DKV, menggambar dan mendesain bukan cuman untuk senang-senang aja, melainkan menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi.


Begadang, Telat Ngampus, Gak Mandi Pagi Adalah Hal yang Biasa
Percaya gak percaya, ketiga hal di atas merupakan hal yang udah biasa bagi mahasiswa DKV. Bagaimana tidak, tugas-tugas yang diberikan tersebut yang membuat hal tersebut terjadi sedemikian rupa. Tugas yang banyak serta proses pembuatannya yang manual, memakan waktu cukup lama yang jadinya membuat mahasiswa DKV hampir setiap hari begadang (berlaku bagi mahasiswa yang rajin ataupun malas). Biasanya yang gue tahu, mahasiswa DKV bisa begadang sampai di atas jam 2 pagi atau bahkan lebih parah lagi sampai gak tidur, jadinya malah tidur pas kuliah hahaha.

Sekilas penampilan mahasiswa DKV

Gara-gara begadang dan kurang tidur, otomatis bangun pagi jadi susah dan jadwal kuliah pun berantakan. Bangun tidur 5-10 menit sebelum masuk kuliah, cuci muka, sarapan roti susu, langsung berangkat ngampus, begitulah siklus yang terjadi hampir setiap hari. Jadi sudah lumrah kalau mahasiswa DKV suka telat ngampus dan penampilannya kurang maksimal.


Kuliahnya Santai...
Walaupun banyak tugas, kuliah di DKV itu bisa gue bilang santai. Masuk kuliah biasanya cuman buat pemberitahuan tugas baru, asistensi tugas atau ngumpul tugas, itu aja. Setiap mata kuliah, kuliah gak nyampe 2 jam, atau bahkan bisa kurang dari 1 jam. Tapi habis kuliah, langsung pulang buat bikin tugas lagi yang baru dikasih hahaha. Jadi bisa gue bilang kalau kuliah DKV itu santai di kampus, tapi capek di rumah.


Pacaran Sama Tugas
Jomblo? Tenang aja, kalau udah masuk jurusan DKV kejombloan kalian otomatis akan hilang direngut oleh tugas. Hahahah gak percaya? Dengan adanya tugas yang banyak otomatis mahasiswa DKV akan malmingan terus sama tugas selama masa kuliah masih berjalan.



Kalau dibayangin, tugas itu bagaikan pacar yang posesif yang mau selalu ditemanin dan gak ngebolehin pergi sama orang lain. Jadi kalau udah masuk jurusan DKV, jangan terlalu banyak berharap buat pacaran sama manusia hahaha.


Uang Saku Menipis
Selain dikenal dengan tugasnya yang banyak, peralatan yang digunakan dalam perkuliahan DKV juga cukup memakan biaya. Kok bisa? Alasannya karena peralatan yang dibutuhkan cukup banyak, seperti contoh peralatan untuk mata kuliah menggambar manual: pensil menggambar berbagai ukuran; drawing pen/rapido berbagai ukuran; art pen; penggaris; jangka; buku gambar A4 dan A3; kuas berbagai jenis dan ukuran; tinta cina; cat air dan cat poster berbagai warna; pensil warna dsb, ditambah dengan biaya cetak mencetak tugas.

Ilustrasi dari komik DKV4 by Faza Meonk

Itu tadi peralatan yang dibutuhkan untuk mata kuliah menggambar manual, nah untuk yang menggambar digital beda lagi peralatannya, harganya juga jauh lebih mahal, contohnya seperti laptop/komputer dengan spek bagus (yang bisa ngerender dengan cepat), kamera DLSR buat mata kuliah fotografi dan pen tablet buat ngegambar di laptop/komputer. Untuk itu, kalau udah jadi mahasiswa DKV, harus rajin nabung dan pintar-pintar mengatur pengeluaran. Apalagi sekarang harga BBM udah naik *anak kos semakin menderita *anak kos menangis.


Tapi, Mahasiswa DKV Bukan Orang yang Lemah!
Walaupun dihadapi oleh berbagai macam penderitaan, hal tersebut membuat mahasiswa DKV menjadi orang yang tangguh. Mulai dari tugas yang berjibun, uang menipis, kurang tidur dan kesepian (khusus yang jomblo), penderitaan-penderitaan tersebutlah yang membuat mahasiswa DKV akan terbiasa menghadapi kerasnya dunia kerja kelak saat udah lulus kuliah nanti.

 
Baca juga "Tips-tips Menjadi Mahasiswa"

Kamis, 11 September 2014

7 Momen Sedih dalam Hidup


Saat lagi iseng-iseng browsing di internet, gue nemu sebuah gambar bercerita pendek yang mengetuk pintu hati gue. Gue gak tahu bagaimana perasaan anda kalau melihat gambar tersebut, tapi bagi gue gambar itu lumayan membuat mood gue rusak mendadak. Penasaran? Ini dia gambarnya:

Sumber: http://sinfest.net/view.php?date=2012-06-10

Dari melihat gambar tersebut, gue jadi terbayang-bayang dengan hal-hal sedih yang pernah ada di film-film dan juga yang pernah menimpa gue. Walaupun gambar tersebut cukup sedih dan menusuk, tapi gue harus berterima kasih karena berkat gambar tersebut gue jadi punya inspirasi untuk menulis di blog kali ini. Karena itu, untuk posting kali ini gue akan membahas tentang momen-momen (paling) sedih yang pernah ditimpa orang di hidupnya, khususnya momen sedih yang berhubungan dengan gambar di atas. Jadi, apakah momen-momen sedih tersebut?


1. Tidak Dianggap
Salah satu hal yang sedih dalam hidup ini adalah tak ada yang menganggap keberadaan kita di bumi ini. Tidak dianggap ada itu rasanya hampir sama atau bahkan lebih parah dari tidak hidup (mati). Orang yang sudah gak hidup aja masih ada yang ingat, berarti gak kebayang bagaimana rasanya kalau seseorang yang masih hidup gak dianggap ada? Rasanya itu pasti nyesek. Untuk itu, bersyukurlah kalau masih ada orang yang peduli dengan keberadaan kita.

2. Ditinggal Oleh Orang yang Penting Dalam Hidup Kita
Hal sedih lainnya dalam hidup adalah ditinggal pergi oleh orang yang penting bagi kita. Orang-orang yang penting itu bisa keluarga, teman, kekasih atau siapa saja. Saat orang yang penting bagi hidup kita tersebut pergi, itu bagaikan separuh jiwa kita dicabut secara paksa, dan parahnya rasa tersebut akan terus membekas di dalam diri kita. Oleh karena itu, jagalah baik-baik dan berikan yang terbaik kepada orang-orang yang penting dalam hidup kita.

3. Kesepian
Yang satu ini merupakan hal sedih yang dapat disebabkan oleh kedua hal yang sudah gue sebut di atas. Kesepian merupakan hal yang mungkin sudah biasa kita temui, namun ternyata rasa kesepian ini dapat memberikan dampak negatif yang cukup besar bagi hidup seseorang. Mulai dari negative thinking, stress, depresi, gila, bahkan bunuh diri. Contoh kasus kesepian yang sering kita temui sehari-hari adalah mereka yang jomblo. Sebenarnya orang-orang yang mampu bertahan dengan keadaan sepeti itu yang lama adalah orang-orang yang kuat, karena mampu bertahan dari rasa kesepian tersebut. Jadi, supaya kita bisa bertahan dari kesepian, belajarlah untuk mencintai diri kita sendiri.

4. Dikhianati
Bagaikan ditusuk dari belakang, ya itulah rasanya dikhianati. Pengkhianatan itu bisa terjadi karena salahnya kita menaruh kepercayaan atau terlalu mudah percaya dengan orang lain. Jadi maklum zaman sekarang orang-orang susah percaya dengan orang lain, karena takut dikhianati. Pengkhianatan bisa terjadi dalam hubungan mana saja dan oleh siapa saja, tapi biasanya hal tersebut paling sering terjadi dalam hubungan cinta. Jadi, berhati-hatilah dalam menaruh kepercayaan dan jangan berkhianat jika tidak mau dikhianati.

5. Kegagalan
Ini merupakan hal menyedihkan yang paling sering kita temui. Kegagalan biasanya akan berujung pada kekecewaan dan putus asa. Orang yang mengalami kegagalan adalah orang yang sedang berusaha mengejar cita-citanya. Biasanya saat mengejar cita-cita akan lebih banyak gagalnya daripada berhasilnya. Suatu saat orang tersebut akan mengalami kegagalan yang mungkin membuatnya berhenti dan menyerah untuk mengejar apa yang dia cari, dan sebenarnya inilah yang menyedihkan. Karena jatuh dan tidak mau bangun lagi itu lebih menyedihkan daripada jatuh bangun berkali-kali. Karena sebenarnya kita itu belum gagal kalau kita belum berhenti berusaha.

6. Tak Ada Tujuan Hidup
Saat seseorang hidup dan tidak memiliki tujuan hidup, maka orang tersebut akan merasakan kehampaan. Karena orang yang tidak memiliki tujuan hidup tidak akan tahu harus berbuat apa dalam hidupnya, dan disitulah orang tersebut akan dilanda kebingungan dalam kehampaan. Kalau anda bertanya, apa yang menyebabkan seseorang bisa tidak memiliki tujuan hidup? Ada beberapa alasan, karena orang tersebut sedang menunggu hal yang gak pasti, atau orang tersebut kehilangan tujuan hidupnya (ditinggal oleh orang yang penting baginya). Maka dari itu, kalau anda punya tujuan hidup gapailah secepatnya sebelum kesempatan yang masih ada menghilang.

7. Ending
Dan yang terakhir adalah ending, ada yang tahu maksudnya? Ya ending itu merupakan bagian akhir dari sebuah kisah dalam cerita novel, film atau bahkan kehidupan. Ending merupakan hal yang sedih karena itu merupakan penghujung dari sebuah kisah dan tidak akan ada lagi lanjutannya, karena ending itu berarti tamat. Banyak orang yang sedih saat membaca novel atau menonton film dimana kisahnya sudah sampai ditahap ending, karena mereka tahu, kisah yang sedang mereka nikmati itu akan segera berakhir. Jadi dalam hidup, selalu lakukan yang terbaik agar kisah hidup kita juga baik dan memiliki ending yang baik pula.  

Senin, 18 Agustus 2014

Menganggur 1 Tahun Sebelum Kuliah?


Sebelumnya gue minta maaf karena udah cukup lama gak update blog. Gue udah mulai cukup sibuk karena harus mempersiapkan diri untuk kuliah. Mulai dari tes masuk, menikmati sisa masa-masa liburan dan kegiatan ospek. Maklum setelah menganggur cukup lama, akhirnya gue akan kembali ke rutinitas yang juga dilakukan orang lain, yaitu kuliah. Gue juga akan mulai lagi merasakan yang namanya dikasi tugas dan mencari nilai. Kalau anda bertanya, kenapa gue menganggur dan gak langsung kuliah? Kalau gue jawab, ceritanya sangat panjang. Tapi yang jelas, waktu itu gue memang belum siap untuk kuliah. Makanya untuk posting kali ini gue akan membahas tentang menganggur sebelum kuliah.

Perguruan tinggi yang seperti kita ketahui tahu adalah jenjang pendidikan yang paling tinggi yang wajib dilakukan untuk siswa lulusan SMA. Kenapa? Karena pendidikan perguruan tinggi atau kuliah sangat diperlukan untuk menentukan masa depan kita. Seperti sekarang untuk memiliki pekerjaan yang ideal, seseorang harus memiliki gelar minimal sarjana, dan semakin cepat anda memilikinya, semakin cepat anda dapat bekerja dan hidup lebih baik. Jadi karena kondisi ini, siswa harus menyelesaikan pendidikan mereka secepat mungkin, untuk mencapai hidup yang ideal (baca: sukses). Tapi, karena kondisi seperti inilah yang biasanya membuat siswa jadi stress. Memang gak bisa dibayangkan, kalau murid (khususnya di Indonesia) harus melalui selama kurang lebih 9-18 tahun untuk baru bisa bekerja dengan iming-iming mendapat kehidupan yang ideal.

Nah, dari sinilah gue akan mulai membahas tentang masalah menganggur tersebut. Baikah untuk siswa setelah lulus SMA tidak langsung melanjutkan kuliah alias menganggur dulu? Tentu saja ada baik dan tidaknya, tergantung dari persepsi masing-masing orang. Cuman kalau mau nganggur jangan kelamaan, nanti keburu tua hahaha.



Kelebihan dan Kekurangan Menganggur 1 Tahun Sebelum Kuliah:

1. Waktu dan Produktivitas
Ada yang mengatakan menganggur setahun sebelum kuliah itu hanya membuang-buang waktu dan mengurangi produktivitas. Karena biasanya orang menganggur itu hanya akan membuang-buang waktunya di rumah dan tidak melakukan apapun. Selain itu, di usia yang masih baru dewasa itu masih terlalu muda untuk bekerja di pekerjaan yang ideal (baca: bergaji tinggi). Iya, gue harus bilang kalau itu semua memang cukup benar, tapi gak sepenuhnya benar. Sebenarnya kalau kita lihat dari perspektif yang berbeda, menganggur setahun akan cukup berguna, memberikan banyak peluang dan sebaliknya dapat meningkatkan produktivitas bagi yang memanfaatkannya dengan baik.

Siswa dapat memperoleh pengetahuan, pengalaman dan keterampilan yang belum tentu bisa didapatkan di sekolah. Mereka juga dapat mencari lebih dalam mengenai minatnya, tanpa harus tergesa-gesa. Siswa pun juga punya cukup banyak waktu untuk meningkatkan bakatnya dan melakukan pencarian jati diri yang akan berguna untuk menentukan pilihan perguruan tinggi di tahun depan. Karena sebenarnya siswa itu belum sepenuhnya benar-benar tahu tentang kuliah di SMA. Hal ini juga akan membantu mereka untuk merencanakan jalur karir yang tepat untuk masa depannya, dan menempuh masa kuliah akan lebih mudah dan menyenangkan. Jadi, menganggur setahun sebelum kuliah belum tentu membuang-buang waktu.


2. Rutintas Belajar
Yang kedua, menganggur setahun itu katanya dapat menganggu proses rutinitas belajar. Sehingga jika siswa menganggur setahun, maka dia akan kesulitan untuk melanjutkan kembali ke rutinitas belajarnya. Tapi, bukankah situasi seperti ini hampir sama dengan kembali belajar ke sekolah setelah libur panjang? Dalam hal ini, tampaknya bukan masalah besar bagi siswa untuk kembali ke rutinitas belajar setelah menganggur sebelum kuliah. Karena dalam hidup, manusia akan selalu belajar, di sekolah maupun di luar sekolah, dan belajar bukan berarti belajar tentang mata pelajaran di sekolah, melainkan belajar tentang kehidupan dan pengalaman di luar sekolah.

Jika dipikir baik-baik, sebenarnya menganggur setahun juga dapat memberikan siswa waktu untuk istirahat setelah menghabiskan waktu belajar selama 12 tahun. Ini akan membantu para siswa untuk menyejukan otaknya dan bisa memulai awal yang baru dan fresh untuk melanjutkan pembelajaran di perguruan tinggi yang akan dipilih. Hal ini juga mencegah siswa dari stress yang dapat menyebabkan mereka susah untuk mendapatkan potensi penuh dalam dirinya.


3. Kesiapan Diri
Menganggur setahun dapat memberikan efek rasa khawatir kepada siswa dari lingkungannya, terutama dari teman-temannya yang sudah kuliah. Rasa khawatir itu muncul karena beberapa alasan, yang pertama adalah khawatir karena kehilangan teman-teman seperjuangannya di SMA, yang kedua karena gak percaya diri terhadap keluarga atau teman karena belum kuliah, dan yang terakhir karena merasa berbeda sendiri. Ya, itu adalah hal-hal yang gue rasakan saat menganggur sebelum kuliah. Namun dari rasa khawatir tersebut, gue jadi belajar untuk menjadi lebih dewasa, lebih mandiri dan independen.

Yang pertama memang sedih dan sepi rasanya ketika ditinggalkan oleh teman-teman SMA oleh kesibukan kuliahnya, tapi dari situ gue belajar untuk mulai mandiri. Gue harus sadar kalau gue bukan lagi remaja ababil yang kalau pergi kemana-mana cuman berani bergerombolan aja sama teman-teman, gue udah dewasa dan harus bisa melakukan apapun sendiri dalam keadaan apapun. Karena sebenarnya di hidup ini kita gak bisa selalu bergantung pada orang lain, maka dari itu perlu untuk bisa mandiri.

Lalu yang kedua, saat menganggur ini gue banyak ketemu teman dan keluarga yang menanyakan, "kuliah dimana?". Awalnya pertanyaan tersebut memang membuat gue minder, apalagi ditambah dengan ekspresi yang meremehkan saat gue memberi jawaban "belum kuliah". Hal tersebut memang gak mengenakan, tapi lama kelamaan, mau gak mau gue harus bisa menghadapi kenyataan. Karena kenyataan itu memang gak seindah film dan dunia fantasi. Dari sana gue mulai belajar untuk percaya diri, lebih kuat mental untuk menghadapai kenyataan dan mulai belajar untuk gak terlalu banyak mendengarkan penilaian alias judge dari orang lain.

Yang terakhir adalah rasa khawatir karena berbeda sendiri. Teman-teman gue semua pada sibuk kuliah, sedangkan gue cuman tidur, makan dan duduk di depan laptop di kamar. Tapi jangan dilihat dari sisi negatifnya, lihatlah dari sisi positifnya, gue melakukan sesuatu yang anti mainstream, dan itu membuat gue menjadi unik. Selain itu, melihat teman-teman sibuk kuliah membuat gue juga gak mau kalah sibuk. Gue juga mulai mencari kesibukan seperti ngeblog, main musik, nyanyi, belajar gambar dan desain, nonton berbagai video di youtube, baca-baca buku dsb. Gara-gara hal tersebut, gue jadi belajar banyak hal di luar dunia pendidikan. Gue juga mulai dapat kesibukan lain seperti manggung di acara bazaar-bazaar, dan membantu teman gue buat desain untuk acara kuliahnya, dan semua itu gue dibayar hahaha. Disitu gue baru merasakan rasanya dibayar untuk melakukan sesuatu yang gue senang. Untuk itu gue ingin menekuni minat, bakat dan passion gue di kuliah ini.



Kesimpulannya, menganggur setahun memang terlihat kurang begitu menarik kalau dipandang sebelah mata. Namun kalau dilihat dari sisi yang berbeda, menganggur dapat memberi banyak manfaat ada banyak manfaat seperti yang udah gue jelasin di atas. Dan tahukah anda, bahwa kegiatan menganggur setahun atau sebut saja taking a gap year itu juga dilakukan oleh siswa-siswa di luar negeri?

Jumat, 30 Mei 2014

Pengen Ke Inggris Gara-gara Bahasa Inggris


Bonta adalah seorang anak desa yang lahir di zaman modern. Keluarganya adalah keluarga yang sederhana. Bapaknya adalah seorang guru dan ibunya adalah penjual di warung. Rumahnya gak begitu besar, tapi setidaknya masih bisa ditempati. Walaupun hidup serba apa adanya, tapi mereka tetap bersyukur.

Beberapa waktu yang lalu, bapaknya Bonta ingin pindah untuk mengajar di sebuah sekolah di kota metropolitan. Karena gaji untuk mengajar disana lebih besar daripada di desa, untuk itu bapaknya memilih untuk mengajar disana. Namun sayangnya, sang ibu tidak bisa ikut, karena harus tetap menjaga warung di desa. Jadinya, mereka berpisah. Walaupun sedih karena harus jauh dari ibunya, tapi Bonta tetap memilih untuk ikut dengan bapaknya, karena dia memiliki kesempatan untuk bersekolah di kota. Selain itu, peluang untuk menjadi orang sukses di kota lebih memungkinkan, karena kesempatan kerja di kota lebih besar dibandingkan di desa.

Tapi kenyataannya, tinggal di kota itu gak seindah yang dibayangkan. Di kota itu panas, sumpek, kendaraan dimana-mana dan asap polusi juga banyak. Di sekolah pun Bonta belum bisa menyesuaikan diri, karena belum terbiasa dengan kehidupan sosialnya yang modern. Selain itu, di sekolahnya ternyata ada pelajaran baru yang belum pernah diajarkan di sekolahnya di desa, yaitu pelajaran Bahasa Inggris.

Selama ini yang dipelajari Bonta di sekolahnya di desa hanya Bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Dia gak mengenal yang namanya Bahasa Inggris. Karena itu, dia bertanya kepada salah satu temannya kalau Bahasa Inggris itu bahasa apa. Temannya pun menjawab kalau Bahasa Inggris itu adalah bahasa internasional yang digunakan seluruh orang di dunia. Makanya murid di sekolah wajib belajar bahasa tersebut. Temannya mengakhiri penjelasannya dengan cibiran "deso" untuknya.

Mendengar hal tersebut, Bonta semakin tambah penasaran, dicampur dengan rasa kagum dan sedikit kesal. Betapa hebatnya Bahasa Inggris hingga bisa digunakan oleh seluruh orang di dunia. Semenjak mengetahui hal itu, Bonta jadi selalu bersemangat saat mendapat pelajaran Bahasa Inggris. Dengan uang tabungannya yang ada, dia juga membeli kamus besar Bahasa Indonesia-Inggris untuk membantunya belajar. Tapi, setelah beberapa minggu berlalu, Bonta masih juga belum bisa berbahasa Inggris. Hal itu membuat dia stress. Selain itu, uang tabungannya juga sudah habis untuk membeli kamus.

Pada suatu hari, kelasnya disuruh membawa Notebook untuk belajar cara membuat presentasi besok. Sebagai orang desa, dia gak tahu apa itu Notebook. Tapi kali ini, walaupun dilanda kebingungan, Bonta gak mau bertanya, karena dia gak mau dibilang deso lagi. Jadi dia mencari tahu sendiri apa arti Notebook di kamusnya. Dan dia menemukan artinya kalau Notebook adalah buku catatan. Bonta pun merasa bingung, padahal dia selalu membawa buku catatan ke sekolah setiap hari. Tapi dia gak terlalu memikirkan hal tersebut, dan pergi tidur begitu saja.

Tibalah hari esok, saat di kelas mata Bonta terbelalak kaget. Teman-temannya semua membawa benda seperti TV, tapi ukurannya lebih kecil. Dalam kebingungannya itu, terpaksa dia bertanya kepada temannya. Temannya pun memberi tahu kalau benda itu adalah Laptop alias Notebook, sebuah komputer yang bisa dibawa kemana-mana. Bonta pun menerima cibiran deso lagi dari temannya. Tibalah waktunya belajar membuat presentasi. Tapi karena Bonta gak membawa laptop, terpaksa dia harus berbagi laptop bersama temannya. Saat sedang mengunakan laptop, dia agak sedikit shock disertai keringat dingin. Karena di laptopnya semua mengunakan Bahasa Inggris. Melihat ini, dia menyadari bahwa dirinya jauh ketinggalan zaman.

Gara-gara hari itu, semangat Bonta mulai pudar. Dia merasa betapa susahnya menjadi orang sukses, karena yang pertama dia gagap teknologi (gaptek), yang kedua dia gak bisa Bahasa Inggris dan yang terakhir uang tabungannya sudah habis. Hidupnya terasa hancur berantakan. Rasanya dia ingin balik ke desa, dan kembali hidup apa adanya. Saat sedang membayangi tentang desanya, dia jadi teringat dengan ibunya di warung. Mengingat hal itu, Bonta pun langsung bangkit dari keputus asaannya. Mulai saat itu, dia akan terus berusaha demi membanggakan orang tuanya, terutama ibunya di desa.

Sepulang sekolah keesokan harinya, Bonta gak langsung pulang ke rumah. Tapi dia sedang mondar mandir sambil memikirkan solusi untuk masalahnya. Bagaimana caranya supaya dia bisa Bahasa Inggris dan gak gaptek, tapi gak perlu mengeluarkan uang yang banyak. Kalau ikut les Bahasa Inggris, biayanya mahal, beli laptop, harganya juga mahal, sedangkan kalau minjam laptop temannya, belum tentu dikasih. Hari sudah menjelang sore, dan dia masih belum menemukan solusinya. Akhirnya, Bonta memutuskan untuk pulang ke rumah. Di perjalanan pulang, dia melihat sebuah kertas yang tertempel di depan pintu kaca yang bertuliskan “Lowongan kerja penjaga warnet”. Melihat selembar kertas tersebut, dia jadi penasaran dan memutuskan untuk masuk kesana.

Saat sudah di dalam, Bonta cuman bisa bengong. Ini pertama kalinya dia ke warnet. Disana dia melihat banyak sekali komputer berjejeran. Tempatnya juga enak dan gak panas, karena ada pendingin ruangan. Lalu Bonta mencari si pemilik warnet untuk menanyakan tentang lowongan kerja tersebut. Karena belum memiliki kemampuan tentang komputer sama sekali, akhirnya dia diberi pekerjaan sebagai, pembantu penjaga warnet. Walaupun gajinya gak sebesar penjaga warnet, tapi Bonta bersyukur diberi kesempatan berkerja disana.

Mulai hari itu, Bonta selalu pergi ke warnet setelah pulang sekolah untuk bekerja. Saat dia bekerja, dia juga diperbolehkan mengunakan komputer disana, sekalian untuk belajar. Selama bekerja di warnet tersebut, Bonta mulai mengenal yang namanya internet. Dia mengetahui bahwa berbagai macam hal bisa ditemukan di internet. Bukan cuman itu aja, dia juga mulai mengenal sosial media. Hal ini memberikannya kesempatan untuk memperluas ilmu Bahasa Inggris, pengetahuan teknologi dan kehidupan sosial yang modern.

Setelah cukup lama bekerja di warnet tersebut, Bonta mulai mahir berbahasa Inggris dan mengerti tentang kemajuan teknologi. Karena ketekunannya juga, Bonta telah menjadi murid paling jago Bahasa Inggris di sekolahnya. Selain itu, dia sudah gak lagi menjadi orang deso, karena dia memiliki berbagai macam akun sosial media. Bonta pun menjadi orang yang gaul dan up to date di sekolahnya. Tapi walaupun demikian, Bonta masih tetap menyimpan rasa penasaran terhadap Bahasa Inggris tersebut.

Di suatu waktu, dia coba mencari tentang asal-usul Bahasa Inggris untuk mengisi waktunya. Setelah cukup lama duduk di depan komputer, akhirnya dia menemukan sebuah negara yang bernama Inggris yang terletak di Benua Eropa. Saat mengetahui hal itu, Bonta terdiam sejenak sambil membayangi Negara tersebut. Itu adalah Inggris, negara yang bahasanya digunakan di seluruh dunia. Dan, pada titik itu, dia pun bercita-cita untuk menginjakan kaki disana, demi menghilangkan rasa penasarannya.

Semenjak hari itu, Bonta semakin giat belajar Bahasa Inggris. Dia juga telah berhasil menjuarai berbagai lomba-lomba Bahasa Inggris hingga ke tingkat nasional. Hingga akhirnya dia mendapat tawaran beasiswa untuk sekolah di luar negeri, yaitu di Inggris.

Akhirnya, Semua usaha dan kerja keras Bonta telah membuahkan hasil, dan dia bisa menginjakan kakinya ke negara yang sudah membuat dia penasaran setengah mati selama ini. Saat itu pula, dia juga ingin lebih mendalami ilmu Bahasa Inggrisnya. Bonta si anak deso, sekarang telah menjadi Bonta si anak Inggris.

Selasa, 20 Mei 2014

22 Hal Tentang Gue


Kali ini gue ingin membuat posting tentang diri gue lebih mendetail supaya anda semua bisa kenal gue lebih dalam (kalau ada yang mau kenal). Sebelumnya gue udah buat biodata singkat di halaman "Tentang Gue". Jadi, berikut adalah hal-hal tentang gue yang mungkin belum anda ketahui:


1. Gue adalah orang Indonesia yang lahir pada 1 Februari 1995, di Rumah Sakit Kasih Ibu, Denpasar, Bali. Bokap gue orang Bali dan nyokap gue orang Sunda, tapi anaknya dibilang kayak orang Cina.

2. Gara-gara lahir di Bali dan beragama Hindu (ikut agamanya bokap), gue diberi nama yang ada unsur ke-Bali-baliannya. So, gue diberi nama I Gusti Ngurah Agung Adhyaksa Prameswara. Tapi, karena kepanjangan, biasanya gue cuman menampilkan nama Agung Adhyaksa aja. Sebenarnya yang memberi nama gue itu bukan orang tua gue, melainkan nenek dari bokap gue.

3. Berikut adalah riwayat pendidikan gue saat ini: TK Saraswati 5 Denpasar (1999-2001), SD Raj Yamuna (2001-2007), SMP Negeri 1 Denpasar (2007-2010), SMA Negeri 1 Denpasar (2010-2013), Institut Seni Indonesia Denpasar (2014)

4. Gue itu orangnya jarang ngomong, karena emang gak suka banyak ngomong. Gue lebih cenderung mendengarkan daripada bercerita. Makanya gue sering kejebak ngedengerin orang cerewet haha. Selain itu juga gue kurang jago sama kata-kata (Ciri-ciri introvert).

5. Gue suka berkhayal dan berpikir, mungkin gara-gara ini gue jadi jarang ngomong. Walaupun demikian, gue suka melakukan hal itu, karena gue bisa menemukan ide baru dan mengetahui tentang arti hidup ini lebih dalam. Tapi sayangnya gue belum bisa mengerti tentang cewek :(

6. Gue gila banget sama yang namanya coklat. Coklat adalah makanan/minuman favorit gue. Makanan/minuman apapun yang ada coklatnya, pasti gue makan/minum. Tapi gue bukan orang yang suka pilih-pilih makanan, kalau enak ya gue makan.

7. Tiada hari tanpa musik bagi gue. Musik merupakan sarana yang selalu bisa buat gue ingat kenangan masa lalu, terutama masa-masa kecil gue. Jadi, menurut gue, musik itu bisa membuat kita awet muda secara batin.

8. Gue suka banget film animasi, sci-fi, action, horror, comedy dan based on true story. Kalau film cinta gue kurang suka, soalnya bikin galau :( .Tapi sebenarnya yang gue suka dari sebuah film itu adalah pelajaran hidup yang ada di filmnya

9. Gue selalu merasa kalau gue punya kekuatan super, cuman gue belum tahu kekuatan apa yang gue punya hahaha. Apa anda juga merasakan hal yang sama seperti gue?

10. Gue memiliki sifat perfeksionis. Jadi apa-apa itu harus perfect. Kadang-kadang sifat ini bisa bikin stress sendiri, karena kita tahu sendiri bahwa di dunia ini gak ada yang sempurna.

11. Hemat merupakan bagian hidup gue. Gue orang yang paling malas ngeluarin duit untuk sesuatu yang gak perlu atau gak penting. Mungkin karena saking malasnya gue ngeluarin duit, kadang gue dibilang pelit.

12. Sejak kapan anda ngeblog? Kisah lika-liku gue mulai ngeblog hingga sekarang bisa dibaca disini.

13. Apa manfaat dari ngeblog menurut anda? Ngeblog dapat melatih kita untuk bisa menyajikan tulisan yang baik untuk dibaca orang. Selain itu, ngeblog juga bisa membantu banyak orang melalui informasi yang kita berikan di blog.

14. Pernah mengalami hal bahagia atau sedih saat ngeblog? Hal bahagia saat ngeblog itu saat statistik pengunjung meningkat drastis dan banyak ide untuk menulis. Untuk hal sedihnya, sebaliknya dari itu.

15. Tuliskan 3 tempat impian yang ingin anda kunjungi, dan alasannya?
- Tempat impian yang pertama yang ingin gue kunjungi itu adalah Indonesia (bukannya tinggal di Indonesia ya?). Gue emang tinggal di Indonesia, tapi gue belum sempat untuk mengunjungi seluruh pulau di Indonesia.
- Yang kedua adalah Jerman. Gue pengen kesana untuk menggali ilmu, supaya bisa jadi seperti Habibie.
- Dan yang terakhir adalah Eropa. Kalau gue udah di Jerman, tentu aja gue punya kesempatan besar untuk mengelilingi Eropa.

16. Tuliskan pencapaian apa yang ingin anda dapatkan? Gue mempunyai impian yang ingin gue capai yang bisa anda baca disini.

17. Buku atau film yang menjadi inspirasi anda selama ini? Buku yang menjadi inspirasi buat gue untuk saat ini adalah Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya 1, 2, 3



Sedangkan untuk film yang memberi inspirasi itu lumayan banyak (terutama yang diambil dari kisah nyata). Tapi, ada beberapa short film yang telah memberi gue inspirasi yang bisa anda lihat disini. Pokoknya gue itu suka banget sama cerita/film yang mengandung makna hidup atau diambil dari kisah nyata. Menurut gue, hidup yang bisa dijadikan cerita untuk dikisahkan ke banyak orang itu keren banget!

18. Apa hobi anda? Hobi gue itu dengarin lagu; main gitar; galau; nyanyi di kamar mandi; cover lagu; main game; ngegambar; foto-foto pakai kamera smartphone; ngedit foto; blogging; streaming video; nabung; baca review gadget-gadget; makan; begadang; stalking; kepo; mempelajari perilaku, pemikiran dan perasaan manusia (khususnya wanita).

19. Siapa orang yang menjadi inspirasi anda? Keluarga dan teman-teman gue.

20. Momen paling bahagia anda selama ini? Momen paling bahagia menurut gue itu adalah dapat menghabiskan waktu bersama orang-orang yang peduli sama gue. Walaupun kedengarannya sederhana, tapi bisa bahagia bersama-sama itu rasanya luar biasa.

21. Momen paling sedih anda selama ini? Saat orang yang gue percaya mengkhianati gue itu rasanya...

22. Dua hal yang menggambarkan tentang anda? Kata teman-teman gue sih, gue itu bagaikan malaikat misterius yang turun ke bumi hahahaha.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sebelum mengakhiri posting ini, gue ingin mengucapkan terima kasih kepada kakak Windamaki yang telah memberikan gue award ini:



Bagi yang mau award ini, silahkan berikan komentar anda di bawah. Nanti gue akan berikan award ini kepada anda (bagi yang belum pernah dapat award ini).

Setelah anda terpilih untuk mendapatkan award ini, ada beberapa syarat yang harus anda lakukan, yaitu:
1. Post award ke blog anda
2. Sampaikan terima kasih kepada blogger yang mengenalkan award ini & link back ke blognya
3. Share 11 hal tentang diri anda
4. Jawab 11 pertanyaan yang diberikan kepada anda
5. Pilih 11 blogger lainnya dan berikan mereka 11 pertanyaan yang anda inginkan
NB: Untuk 11 pertanyaannya sama aja seperti pertanyaan di atas (nomor 12-22)

Kamis, 15 Mei 2014

Impian Gue (Dare To Dream)


Halo teman-teman, kali ini gue mau curhat tentang impian hidup gue. Maklum gue curhat lewat blog, soalnya gue masih jomblo, jadi gue lebih sering curhat sendiri atau kadang-kadang sama tembok di kamar hehe. Jadi, impian itu sebenarnya apa sih? Impian itu adalah visi misi (cita-cita) kita dalam hidup, dan kata orang bijak sih, "Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit". Menurut gue untuk sekedar "menggantungkan" atau memimpikannya itu adalah hal yang mudah.

"Tapi apa yakin bisa menggapainya?" Pertanyaan tersebutlah yang sering terbayang-bayang oleh setiap orang saat mereka hendak bermimpi tentang cita-citanya. Mungkin membayangkan impian setinggi langit itu indah, namun untuk menggapainya gak seindah apa yang dipikirkan. Karena itu, banyak orang yang takut untuk menggantungkan cita-citanya setinggi langit. Selain karena kurang yakin untuk menggapainya, tapi juga takut untuk merasakan sakitnya ketika gagal atau "jatuh" saat akan menggapainya.

Karena alasan itu, biasanya orang-orang kurang berani bermimpi setinggi langit. Mereka pun bercita-cita yang standar aja untuk menghindari yang namanya kegagalan tersebut. Sebenarnya gue bingung, buat apa takut dengan kegagalan? Memang sih, siapa juga yang ingin gagal di hidup, tapi bukan berarti kita harus takut. Gue yakin setiap orang yang hidup pasti pernah mengalami yang namanya kegagalan, maupun itu kecil atau besar, dan tahukah anda? Kegagalan itu sebenarnya adalah langkah awal untuk menuju kesuksesan. Jadi, semakin berat kegagalan yang dihadapi, yakinlah bahwa semakin besar juga keberhasilan yang akan dicapai, dan sebenarnya orang yang gak pernah gagal itu adalah orang yang gak pernah berani mencoba untuk melangkah maju.

Oke, kita udahin dulu ya basa basinya, mari kita kembali ke topik tentang impian gue. Jadi, selama bertahun-tahun gue hidup, gue memiliki beberapa impian yang ingin gue capai, sebagai berikut:


1. Menjadi Ahli Graphic Editor, Graphic Desainer dan Ilustrator


Ini adalah beberapa karya yang udah gue buat selama gue belajar Photoshop

Gue adalah pecinta seni, terutama seni digital dan gue tertarik banget sama yang namanya Photoshop, Corel Draw, Ilustrator dsb yang berhubungan dengan desain grafis. Gue selalu bercita-cita menjadi ahli desain grafis, grafis editor dan ilustrator. Karena itu gue selalu berusaha untuk mencari ilmu tentang desain grafis sedalam-dalamya, mulai dari belajar sendiri lewat Youtube dan ikut seminar/pelatihan. Gue juga berharap bisa kuliah jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di universitas yang terbaik. Selain itu, gue juga berencana dan berharap untuk bisa belajar desain grafis di luar negeri, dan setelah nanti gue dapat cukup banyak ilmunya, gue berencana mengunakan ilmunya untuk memajukan desain dan animasi di Indonesia, supaya gak kalah sama luar negeri


2. Jadi Musisi Terkenal



Selain menjadi ahli desain, gue juga bercita-cita menjadi musisi terkenal. Gue cinta musik, gue selalu mendengarkan musik setiap hari, gue juga tertarik untuk belajar musik dan tampil di acara musik. Sampai saat ini gue baru bisa main gitar dan sedikit bernyanyi. Rencananya sih pengen belajar lagi buat main keyboard, cuman belum ada niat :( . Selama ini gue cuman baru pernah tampil di depan teman-teman, acara keluarga, acara sekolah, bazaar dan lomba band. Sebenarnya punya sih impian buat bisa manggung di konser internasional bareng musisi lainnya sambil membawa nama Indonesia, cuman ya harus sabar. Tapi gue yakin, kalau terus berusaha pasti bisa!


3. Punya Studio Desain dan Studio Musik Pribadi


Walaupun masih banyak yang belum gue punya,
tapi setidaknya udah mirip kan? 

Masih berhubungan dengan impian gue sebelumnya. Untuk menekuni impian gue yaitu, menjadi ahli desain grafis dan musisi, tentu perlu ditunjang dengan sarana yang mendukung. Karena itu, gue ingin sekali memiliki studio sendiri, supaya gue bisa lebih fokus bekerja dan sekaligus bersantai. Untuk itu, dari sekarang gue terus menabung untuk menyicil sarana-sarana yang gue perlukan untuk membangun studio tersebut.


4. Punya Penghasilan dari Internet
Selain nanti gue dapat uang dari hasil gue kerja, gue juga ingin punya passive income. Caranya? Untuk saat ini gue juga belum tau pasti caranya, tapi biasanya passive income itu didapatkan melalui berbisnis. Jujur gue cuman tau sedikit sekali tentang berbisnis, hanya saja pasti ada cara kalau tetap mau berusaha. Yang gue lihat, internet merupakan peluang usaha yang cukup besar kedepannya. Karena itu gue perlu mempelajari kemajuan internet dan peluang apa aja yang ada. Sebelumnya gue pernah mendapatkan uang melalui internet dengan mengunakan jasa klik iklan, kalau anda ingin tahu caranya bisa baca disini.

Untuk rencana kedepannya gue ingin supaya blog gue bisa bekerja sama dengan berbagai jasa iklan yang terpercaya. Tapi sebelumnya, gue harus meningkatkan kualitas dari blog gue sendiri untuk memulai hal tersebut.


5. Membuat Blog Ini Supaya Bermanfaat Bagi Banyak Orang
Ini adalah salah satu alasan kenapa gue buat blog. Selain gue suka nulis, gue juga ingin supaya blog gue bisa bermanfaat bagi banyak orang di seluruh dunia, melalui tulisan-tulisan dan karya-karya gue, termasuk posting ini juga.


6. Memberi Kebahagiaan kepada Diri Sendiri dan Orang Lain
Seperti kata pepatah, "Cintailah dulu dirimu sendiri untuk bisa mencintai orang lain". Jadi kalau gue ingin bisa membahagiakan orang lain, gue harus bisa membahagiakan diri gue terlebih dahulu. Caranya? Ya dengan menggapai impian gue semua di atas. Setelah gue berhasil meraih impian gue, gue akan berusaha membahagiakan orang lain dengan cara membantu mereka meraih impian mereka.


Nah, itu tadi adalah impian-impian besar gue yang sedang gue usahakan untuk digapai, sedangkan untuk impian kecilnya anda gak perlu tahu, karena banyak banget hahaha. "Tapi, bagaimana kalau gagal untuk menggapai impiannya?" Seperti gue bilang sebelumnya, gagal itu adalah proses menuju kesuksesan, dan kesuksesan pasti bisa anda dapatkan asalkan anda GAK PERNAH MENYERAH, RAJIN BERDOA, dan TERUS BERUSAHA untuk menggapainya. Karena sebenarnya penyebab kegagalan itu adalah keputus asaan dan berhenti berusaha. Untuk itu, semasih anda ingin dan bisa berusaha, anda BELUM GAGAL.

Jadi, JANGAN TAKUT UNTUK BERMIMPI SETINGGI LANGIT!


"I DECLARE, I WILL ACCOMPLISH MY DREAMS"
PS. Terima kasih kepada Windamaki yang telah memberi inspirasi untuk membuat posting ini.

Jumat, 07 Februari 2014

Blogger Favorit


Dalam hidup, siapa pun pasti punya seorang idola untuk dikagumi, karena berbagai alasan yang gak bisa dijelaskan secara singkat. Seperti gue, seorang blogger pun juga memiliki beberapa blogger idola. Kenapa gue mengidolakan mereka? Karena mereka bisa memberi gue inspirasi dan motivasi dalam hal blogging. Terus, siapa aja mereka? Berikut 6 blogger favorit gue:  

1. Raditya Dika (@radityadika) - www.radityadika.com


Siapa sih yang gak kenal si abang yang satu ini? Gue jamin, anda pasti kenal sama orang ini. Dia adalah seorang blogger yang mulai mencuat namanya gara-gara sebuah buku yang berjudul
"Kambing Jantan (2005)" yang dia tulis sendiri. Bermula dari seorang blogger, kemudian beralih menjadi penulis buku. Sukses menjadi seorang penulis dengan beberapa buku yang dia tulis (list buku-bukunya bisa dilihat disini), dia pun juga menjadi seorang komedian yang sering tampil di acara Stand Up Comedy. Bukan hanya disitu aja, dia juga berkarya di Youtube, dengan membuat video serial yang lucu dan kocak yaitu Malam Minggu Miko. Mulai darisanalah dia mulai menambah professinya menjadi seorang sutradara film sekaligus aktor (pemain film), seperti film
Marmut Merah Jambu yang dia sutradarai sendiri, serta ikut berperan di dalamnya.


2. Benazio (@benakribo) - www.benablog.com


Lebih dikenal dengan nama Bena atau Bena Kribo. Dia adalah seorang blogger yang mulai gue ketahui eksistensinya sejak dia mengadakan kontes planking di blognya pada tahun 2011. Waktu itu gue gak ikutan kontesnya, melainkan sepupu gue (seorang blogger juga) yang mengikuti kontes tersebut. Gue sempat ngelihat foto-foto dari para kontestan planking di blognya. Gue ketawa ngakak, karena aneh-aneh foto plankingnya. Seperti salah satunya adalah foto planking sepupu gue di tempat cucian:


Oke, kembali ke topik. Si Bena Kribo ini adalah seorang blogger yang telah memiliki beberapa prestasi, yaitu:

  • Blog Remaja Terbaik 2009 by Pestablogger 
  • Best Blog in Indonesian 2011 (Blog Terbaik Berbahasa Indonesia) by TheBOBs.com
  • Axis Blog Award 2012 kategori Keseharian dan Rupa-rupa
  • National Best Seller Book dengan bukunya Benabook (2013)

Selain itu, dia juga suka membuat video-video yang lucu dan aneh di Youtube.


3. Alitt Susanto (@shitlicious) - www.shitlicious.com


Seorang blogger yang terkenal dengan julukan mahasiswa abadi, karena kuliahnya yang belum kelar-kelar sampai sekarang, serta bukunya yang berjudul ShitLicious (2011) dan
Skripshit (2012). Dia adalah seorang blogger yang lebih memilih fokus menjadi seorang penulis, ketimbang fokus dengan kuliahnya (mungkin itu alasannya belum selesai kuliahnya). Selain menulis hal-hal yang lucu, aneh dan kocak di blognya, dia juga menulis hal-hal yang inspiratif tentang kehidupan. Gue belajar banyak hal tentang kehidupan dari posting di blognya.
Semangat Bang Al buat kuliahnya! Semoga cepat wisuda!


4. Mudzofar (@dzofar) - dzofar.com


Lebih dikenal dengan panggilan Ndop. Dia adalah seorang blogger, sekaligus seorang ahli vektor. Selain menulis di blognya, dia juga  memiliki usaha membuat gambar-gambar vektor. Gue sangat terkesan dengan karya-karya vektornya, karena gue juga tertarik dengan hal-hal yang berbau seni, apalagi seni digital. Dia juga mengajarkan tutorial cara membuat vektor di Youtube. Kegiatannya selain membuat gambar vektor, dia juga suka ngecover lagu yang kemudian diupload di Soundcloud.


5. Agus Rahmadhani (@oomdotcom) - www.o-om.com


Awal gue mulai ngeblog, gue belajar banyak hal dari master blogger yang satu ini. Dia adalah seorang blogger yang mengerti mengenai hal-hal yang berbau HTML, CSS dan Javascript. Gue belajar banyak hal dari sang master ini. Mulai dari cara memang widget, cara mengedit template, optimalisasi SEO, serta tips dan tutorial lainnya. Dia juga memiliki sebuah website Zoom Template yang berisi template blog yang dia buat dan desain sendiri.


6. Rahad Adjarsusilo (@rahad_adjars) - rahadjars.wordpress.com


Ada yang tau gak siapa dia? Kalau gak tahu, biar gue kasih petunjuk. Dia adalah seorang blogger yang berfoto planking di tempat cucian. Iya, dia adalah sepupu gue yang gue sempat sebut sebelumnya. Dia adalah seorang blogger abstrak, karena dia menulis berbagai hal di blognya, terkadang dengan judul dan isi yang gak berhubungan, selain itu kalau lagi menulis posting sering ngelantur (out of topic) hahahaha *sorry bro. Tapi, dia bukan blogger biasa, dia juga ahli bela diri yaitu Taekwondo dan udah sering mendapatkan banyak medali perunggu, kadang-kadang medali emas. Dia juga seorang musisi yang lagi mencari jati diri antara ingin menjadi gitaris atau bassist.

Kalau gak ada orang-orang ini, mungkin gue gak bakal semangat untuk ngeblog dan update posting secara rutin. Kenapa? Karena walaupun mereka memberi gue inspirasi dan motivasi, mereka juga merupakan saingan gue dalam ngeblogging. Pokoknya gue akan tetap berusaha untuk menjadi blogger yang lebih baik, bahkan terbaik!

Senin, 20 Januari 2014

The Story of My Blogging Life (part 3)


Lanjutan dari "The Story of My Blogging Life (part 2)"

Setelah setahun gue ngeblog di Wordpress (2012-2013), gue juga mulai belajar tentang bagaimana cara menghasilkan uang dengan blog. Waktu itu gue mendaftar di website http://adf.ly. Di website tersebut, kita bisa menghasilkan uang melalui link yang kita buat atau generate dari website tersebut dengan biaya $0.00020/klik, kalau di rupiahkan berarti kira-kira sekitar Rp. 2/klik (sedikit banget ya?).

Tapi, gue dengan sabar mengunakan AdFly tersebut, hingga akhirnya gue mendapatkan penghasilan sebanyak $81 (Rp. 800.000an) setelah mendapat sekitar 40.500an klik.

Bukti pembayaran dari AdFly

Gue senang dan bangga bisa menghasilkan uang sebanyak itu untuk seorang pelajar SMA. Dari uang itu gue untuk pertama kalinya bisa membeli game di internet secara resmi (bukan download bajakan), game itu adalah Slender: The Arrival. Harganya waktu pre-order hanya $5 (Rp. 50.000an). Jadi gak terlalu menghabiskan uang hasil usaha AdFly gue.

Nah, tapi pas lagi di saat senang-senang ini, sebuah musibah datang menghampiri gue dan blog gue. Blog gue yang di Wordpress tersebut di banned oleh Wordpress, karena disana dilarang membuat/menampilkan iklan atau advertisement. Awalnya gue bingung, emang gue pernah masang iklan apa? Terus gue pun menyadari maksud dari "iklan" itu adalah link-link AdFly yang gue pasang di Wordpress tersebut. Tapi, nasi udah jadi bubur, sama halnya dengan kayu yang udah jadi abu. Blog gue udah di banned dan semua usaha gue hilang semua.

Tentu aja gue merasa kecewa, karena terpaksa gue harus ngulang dari 0 lagi. Namun, untung aja rasa kekecewaan itu gak menghalangi gue untuk bangkit lagi. Akhirnya, gue memutuskan untuk balik lagi ngeblog dengan Blogger, dan akhirnya terciptalah blog ini. Gue pun mencari ide supaya blog gue ini gak ngulang lagi benar-benar dari 0. Jadinya gue mengimpor posting-posting yang ada di blog-blog gue yang lama (termasuk posting di Wordpress yang masih bisa diselamatkan) untuk dijadikan bahan posting di blog gue ini.

Jadi blog gue saat ini merupakan perwakilan dari blog-blog gue yang lama. Walaupun blog-blog gue yang lama itu penuh dengan kesalahan dan kegagalan, tapi tanpa adanya blog-blog tersebut, mungkin blog ini gak akan pernah ada. Dan sampai sekarang gue masih terus ngeblog dan gue berharap sampai seterusnya gue bisa ngeblog, karena blogging udah menjadi bagian dari hidup gue.

Semoga blog gue ini bisa bermanfaat bagi anda semua yang membaca ya. Kritik dan saran sangat diperbolehkan untuk membuat blog gue ini menjadi lebih baik untuk anda.

Terima kasih udah berkunjung ke blog gue yang sederhana ini dan selamat membaca!

Sabtu, 16 November 2013

Cinta dan Pacaran Di Masa Remaja?


Apa itu cinta? Perasaan seperti apa itu cinta? Apakah anda pernah merasakan perasaan tersebut? Setelah 18 tahun menjomblo, gue akhirnya pernah merasakan yang namanya cinta, atau cinta-cintaan hahaha. Mungkin gue bukan seperti lelaki lainnya yang udah pernah pacaran dari SMP, atau bahkan SD. Gue itu orangnya gak mudah untuk jatuh cinta, tapi gak jago juga buat PDKT (Pendekatan), mungkin gara-gara ini ya gue jadi susah dapat pacar. Tapi, setelah usaha keras mempelajari tentang wanita selama 18 tahun, akhirnya gue bisa dapat pacar juga. Walaupun sayangnya, pacaran gue cuman bisa bertahan 1 bulan aja (hasil sama kerja kerasnya gak sebanding ya?).

Pacaran gue bisa dibilang cepat, soalnya jaman sekarang pacaran itu bisa sampai setahun, dua tahunan lebih. Tapi gak apa-apa, yang penting pacaran gue gak terlalu cepat juga kandasnya, lumayan bertahan sampai aniv 1 bulan hehe. Nah, dari pacaran tersebut, gue jadi dapat pengalaman banyak selain tentang wanita, juga tentang cinta, dan dari pacaran 1 bulan itu, gue bisa menilai diri gue, kalau gue belum benar-benar mengalami, mengerti dan bisa memberikan cinta yang sebenarnya. Namanya juga anak SMA, cintanya cuman cinta-cintaan alias cinta monyet.

Padahal selama ini, gue yang udah berusaha mengerti tentang arti cinta itu apa, dengan cara banyak baca quote-quote tentang cinta dan status-status galau teman-teman gue. Tapi ternyata belum ngerti juga gue tentang cinta itu apa. Gue mungkin cuman bisa berkhayal aja tentang indahnya cinta itu, tapi gue pikir gue belum siap untuk merasakan cinta yang sesungguhnya. Karena cinta itu bukan cuman manis-manis aja, tapi juga ada pahitnya, dan gue rasa gue belum siap buat nerima bagian pahit tersebut.

Jadi cinta yang biasanya terjadi di kalangan remaja itu biasanya cuman cinta monyet, maksudnya pacaran yang gak serius alias belum mempersiapkan sampai ke jenjang pernikahan. Tapi sayangnya jaman sekarang, cinta-cintaan di antara para remaja walaupun gak serius tapi udah ngelakuin hal-hal "serius" *miris ya?. Jadi cinta monyet itu adalah istilah informal yang berarti perasaan cinta yang terjadi antara sepasang anak muda yang masih dalam masa remaja. Cinta monyet juga dikenal dengan "crush" alias naksir. Tapi sekarang remaja-remaja, bahkan anak-anak telah salah pengertian mengenai cinta monyet dengan cinta yang sebenarnya.

Gue banyak sekali melihat remaja-remaja yang masih ababil sudah ikut termakan dengan salah pengertian tentang cinta. Jadinya para remaja itu bertingkah berlebihan dalam menghadapi hal tersebut yang semestinya belum harus mereka rasakan. Salah satu dampaknya adalah membuat mereka depresi atau bahasa gaulnya galau. Remaja yang seharusnya pusing dan stress gara-gara pelajaran di sekolah, malah stress gara-gara cinta. Selain itu, dampak lainnya adalah dapat memicu terjadinya free sex atau seks bebas.

Sebenarnya cinta itu bukan hanya sekedar bersenang-senang berduaan, perhatian, sayang-sayangan dll. Cinta itu juga soal tanggung jawab, berkorban, dan mengupayakan untuk membuat diri menjadi lebih baik. Gue bukannya sok tahu atau gimana, tapi itu yang orang tua gue bilang ke gue. Selain itu, dari quote-quote tentang cinta juga mengatakan hal yang serupa. Cuman sayangnya, kalau menurut gue, remaja itu belum siap untuk menanggung yang namanya perasaan cinta tersebut. Karena tanggung jawab dan resikonya bisa dibilang besar.  

Gue udah banyak bertanya dengan orang-orang yang lebih tua dari gue dan kesimpulannya memang remaja belum semestinya pacaran, karena takutnya salah paham mengenai cinta, dan dapat memberikan dampak yang tidak bagus. Karena itu kebanyakan orang tua gak mengizinkan anaknya untuk pacaran di masa sekolah. Terus, kapan waktu yang tepat untuk mencintai lawan jenis? Tentu saja ketika kita sudah mengerti tentang arti cinta yang sesungguhnya. Lalu, bagaimana kita tahu tentang cinta yang sesungguhnya? Tentu saja dengan banyak bertanya kepada orang tua.

Makanya kita harus ingat, kalau tujuan kita ke sekolah itu untuk belajar, bukan untuk pacaran. Para orang tua pasti sudah sering mengatakan hal itu. Karena mereka tahu dampak dari cinta-cintaan di masa remaja itu tidak bagus bagi masa depan diri para remaja. Kita para remaja juga masih punya kewajiban untuk membanggakan orang tua kita. Jangan membiarkan cinta di masa remaja menghalangi tujuan utama yaitu, belajar untuk bisa menggapai cita-cita dan menjadi orang sukses.

"Nanti kalau udah sukses, cinta akan datang sendiri menghampiri kita." - Orang Tua

Jumat, 26 April 2013

Fenomena Sekolah dan Libur


Sorry ya teman-teman, gue baru bisa posting lagi di blog setelah satu bulan lamanya. Maklum ya, soalnya gue ini udah kelas 3 SMA waktu itu lagi persiapan UN, jadi gak sempet deh mikirin yang namanya blog, game dll. Soalnya UN tahun ini udah 20 paket + barcode lagi, gimana gak ortu nyuruh anaknya belajar habis-habisan. Tapi akhirnya UN udah gue lewatin dan syukurnya berjalan dengan lancar.

By the way, sekarang gue udah jadi seorang pengangguran, maksud gue walaupun masih berstatus siswa SMA, tapi karena UN udah selesai tugas kami sebagai siswa-siswi kelas 3 SMA pun ikut selesai dan gue ngerasa berada pada ambang dimana gue menjadi siswa SMA yang gak pernah sekolah. Kemudian fenomena "sekolah pengen libur, libur pengen sekolah" ini mulai mewabah pada gue dan teman-teman gue. Sebenarnya fenomena ini udah sering terjadi dan udah banyak diketahui oleh banyak murid sekolahan, khususnya murid SMA. Tapi, menurut survei gue, banyak yang gak tau apa alasan mengapa fenomena ini bisa terjadi.
Biasanya ciri-ciri  kalau fenomena ini mulai menyebar adalah:
1. Bermunculan status/tweet "Saat sekolah pengen libur, sekarang udah libur pengen sekolah"
2. Ada siswa-siswi kelas SMA yang sekolah walaupun udah dikasih libur
3. Ada siswa-siswi kelas SMA yang libur (bolos) sedangkan saat itu masuk sekolah 
Sedangkan, penyebab fenomena ini udah bisa ditebak yaitu:
1. Bosan
2. Kesepian
3. Jenuh
Jadi kesimpulan dari gue, fenomena sekolah dan liburan ini disebabkan oleh siswa-siswi yang merasa bosan di rumah dan sedang kesepian. Karena itu salah satu cara menyembuhkan wabah ini ya dengan cara pergi ke sekolah untuk melakukan sesuatu dan berharap bisa bertemu teman yang senasib juga. Makanya kalau sekolah ya sekolah, liburan ya liburan. Manfaatkan waktu sebaik-baiknya ya teman-teman!

Jumat, 17 Agustus 2012

The Older I get, the more I realize (Life Fact)




I don't know how, but this is so TRUE. How about you?
But I found one of many reasons why the older you get, the more you realize how much you hate people its because...
"The older you get, the more you realize people's stupidity, and because you hate stupidity, you hate people. And what's funny is that those stupid people think you are the stupid one because they lack that ability called introspection and think that they never do anything stupid, they think they are mr/mrs perfect."

But the thing is "The older I get, the more I realize how much I love fucking people."